11/23/2012

Winnie the Pooh Mental Disorders

Winnie the Pooh Mental Disorders gifs:
Mental disorders dari  Matthew Wilkinson. Gambar ini sangat brilian dan pada waktu yang bersamaan juga sedih tak tertahankan...

[via dangerousminds]


















Bagi temen-temen sekalian ini nie maksud dari istilah-istilah diatas:

Schizophrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Depression adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu Gangguan Depresi. Beberapa gejala Gangguan Depresi adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas, dan gangguan pola tidur. 

Eating Disorder 
adalah ketika seseorang makan, atau menolak untuk makan, dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan psikis dan bukan kebutuhan fisik. Orang tidak mendengarkan sinyal tubuh atau mungkin bahkan tidak menyadari diri mereka. Orang normal makan saat lapar dan berhenti makan ketika tubuh tidak perlu lagi, ketika ia merasa sinyal kepuasan.
Gangguan makan biasanya diklasifikasikan sebagai 
anorexia nervosa, bulimia nervosa or binge eating disorder disesuaikan dengan gejala. Namun, seseorang mungkin memiliki eating disorder tanpa harus persis dengan salah satu kategori.
Mereka yang menurunkan berat badan karena sakit, misalnya, kanker, tidak dianggap memiliki gangguan makan.

Anxiety ialah kondisi psikis dalam ketakutan dan kecemasan yang kronis, sungguhpun tidak ada rangsangan yang spesifik. Ada saja yang mencemaskan hatinya; dan hampir setiap peristiwa menjadi sebab timbulnya rasa cemas dan takut.

OCD (Obsessive Compulsive Disorder) adalah jenis gangguan kecemasan di mana seseorang memiliki pikiran dan ketakutan yang tidak masuk akal (obsesi) yang menuntun untuk tmelakukan sesuatu secara berulang-ulang. Dengan obsesif-kompulsif, penderita mungkin menyadari bahwa obsesinya tidak masuk akal, dan mencoba untuk mengabaikan atau menghentikan obsesi tersebut. Tapi itu justru meningkatkan tekanan dan kecemasan. Pada akhirnya, penderita disesatkan untuk melakukan tindakan kompulsif dalam upaya untuk meringankan penderitaan. Obsesif-kompulsif sering kali punya obsesi aneh seperti takut mendapatkan terkontaminasi oleh kuman. Untuk menghindari ketakutan akan terkontaminasi bakteri tertentu, penderita terus mencuci taangan mereka sampai sakit dan pecah-pecah. Meskipun penderita sudah berusaha keras, pikiran obsesif-kompulsif terus datang kembali. Hingga akhirnya obsesi tersebut mengendalikan pikiran yang menarah pada perilaku perilaku ritualistik. 
Penyebab obsesif-kompulsif tidak sepenuhnya dipahami. Teori utama tentang penyebab ini menyatakan bahwa OCD berkaitan dengan idiologi, lingkungan, serotonin, dan radang tenggorokan

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktivitas berlebihan, dan suka membuat keributan.

Narcissism adalah istilah dengan berbagai arti, tergantung pada apakah itu digunakan untuk menggambarkan konsep sentral dari teori psikoanalitik, penyakit mental, masalah sosial atau budaya, atau hanya ciri kepribadian. Kecuali dalam arti primary narcissism atau healthy self-love, "narsisismebiasanya digunakan untuk menggambarkan beberapa jenis masalah dalam hubungan seseorang atau kelompok dengan diri dan orang lain. Dalam bahasa sehari-hari, "narsisisme" sering berarti egoismekesombongan, keangkuhan, atau keegoisan sederhana. Diterapkan pada kelompok sosial, kadang-kadang digunakan untuk menunjukkan elitisme atau ketidakpedulian kepada penderitaan orang lain. Dalam psikologi, istilah ini digunakan untuk menggambarkan baik normal cinta-diri dan tidak sehat penyerapan diri karena gangguan dalam arti diri.

No comments: